Kamis, 27 Juni 2013

Matikan Rokok Sebelum Mati Karena Rokok





MATIKAN ROKOK
Sebelum
MATI Karena ROKOK

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di رحمه الله




[1]Risalah ini adalah fatwa dari Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di رحمه الله yang ditulis tatkala terjadi dialog antara diriku dan seorang laki-laki dari kaum muslimin seputar hukum rokok, manakala risalah beliau ini tidak ada pada orang lain selain diriku maka wajib bagiku untuk menyampaikan apa yang beliau fatwakan karena aku khawatir akan bahaya menyembunyikan suatu ilmu, dengan penuh harap kepada Allah عزّوجلّ agar aku mendapatkan manfaat darinya, demikian penulisnya juga kaum muslimin, sesungguhnya Dialah Zat yang maha pemurah lagi dermawan.


Teks asli pertanyaan dan jawaban yang diajukan kepada penulis adalah sebagai berikut:
Bismillahirahmanirrahim.
Dari seorang putra bernama Ali Hamd ash-Shalihi teruntuk yang kami hormati Syaikh Abdurrahman an-Nashir as-Sa'di. Setelah ucapan salam kami haturkan, selanjutnya kami sangat berharap kepada Anda untuk memberikan fae-dah tentang hukum mengonsumsi rokok dan memperdagangkannya untuk diperjelas hukum halal haramnya atau kemakruhannya. Fatwakanlah kepada kami. Semoga Allah عزّوجلّ memberikan ganjaran pahala kepada Anda.
Beliau menjawab dengan memohon taufik dari Allah عزّوجلّ, kita senantiasa memohon hidayah-Nya untuk kita dan urttuk kaum muslimin. (Kemudian Syaikh berkata:)

DALIL HARAMNYA ROKOK
Mengkonsumsi rokok hukumnya haram. Begitu juga memperdagangkannya atau membantu proses jual belinya, hal iru haram dan tidak boleh bagi seorang muslim untuk mengonsumsinya atau memperjualbelikannya. Bagi yang sudah terlanjur maka hendaknya segera bertaubat kepada Allah عزّوجلّ dengan taubat yang sebenarnya, sebagaimana kewajibannya untuk bertaubat dari segala dosa. Yang demikian karena hal tersebut telah terancam oleh dalil-dalil yang mengarah kepada keharamannya baik secara tekstual maupun kontekstual, berdampak pada kemudaratan agama, jiwa, dan harta yang dengan satu alasan ini saja sudah cukup untuk menyatakan keharamannya, bagaimana bila dipadukan secara menyeluruh.
Adapun dampak kemudaratan pada agama, dan pernyataan nash-nash tentang keharamannya ada berbagai sisi, di antaranya adalah firman Allah عزّوجلّ:
وَيُحِلُّ لَهُمُ الطَّيِّبَاتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ الْخَبَائِثَ
Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk. (QS. al-A'raf [7]: 157)
Allah عزّوجلّ berfirman:
وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ
Dan belanjakanlah (harta bendamu) dijalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. (QS. al-Baqarah [2]: 195)
Allah عزّوجلّ berfirman:
وَلا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا
Janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. (QS. an-Nisa' [4]: 29)
Ayat-ayat tersebut dan ayat-ayat lain yang senada dengannya mengandung pesan bahwa Allah عزّوجلّ mengharamkan setiap sesuatu yang buruk atau yang membawa bahaya, maka setiap sesuatu yang buruk atau membawa bahaya hukumnya tidak halal untuk dikonsumsi. Hal itu diketahui dari dampak negatif yang ditimbulkan, maka perhatikanlah rokok ini adalah benda yang membawa bahaya yang begitu dipahami oleh setiap orang, bahkan pecandunya adalah orang yang paling mengerti akan bahayanya, hanya saja kesadaran akan bahayanya lemah dan hawa nafsu mereka lebih mengalahkan kesadaran akan bahayanya, padahal para ulama kita mengatakan: 'setiap apa saja dari makanan dan minuman yang mengandung bahaya maka mengonsumsinya hukumnya haram'.
Dan juga di antara dampak kemudaratan rokok pada agama, sesungguhnya ia menjadikan seorang berat untuk beribadah dan melakukan perintah agama, terlebih-lebih perintah berpuasa. Dan setiap perkara yang menjadikan manusia benci dengan kebaikan maka ia adalah kejelekan. Ditambah lagi, pengguna rokok (biasanya) akan senang berkumpul dengan orang-orang jelek dan menjauh dari bersama orang-orang baik, sebagaimana ini adalah kenyataan yang ada, dan hal itu adalah sisi negatif terbesar di mana seseorang akan lebih senang dan cenderung dengan orang-orang yang jelek dan menjauh dari orang-orang yang baik. Hasilnya adalah ia akan memusuhi kebaikan dan menjauhi orang-orang yang berbuat kebaikan, bahkan ia akan mencela mereka. Betapa banyak para remaja dan pemuda mereka terjatuh dalam lembah tersebut sehingga mereka berada di tempat yang buruk dan itu adalah awal dari sebab kemerosotan akhlak dan moral para pemuda dan pintu dari segala kejelekan.


DAMPAK NEGATIF ROKOK BAGI KESEHATAN
Adapun dampak negatif rokok pada kesehatan badan sangatlah banyak. Rokok dapat melemahkan kekuatan tubuh, melemahkan pandangan, mengurangi nafsu makan, melemahkan fungsi jantung, dan sebagainya. Di antaranya juga, (rokok) dapat menyebabkan batuk yang berkepanjangan hingga sesak napas. Betapa banyak manusia yang menjadi korban karenanya. Dan para dokter tepercaya juga telah sepakat bahwa kecanduan rokok adalah sebab terbesar dari penyakit perampasan dan sejenisnya. Bahkan rokok adalah penyebab dari penyakit kanker yang berbahaya dan paling sulit untuk disembuhkan.
Maka alangkah mengherankannya bila seorang yang berakal dan memiliki perhatian pada kesehatan badannya namun tetap saja mengonsumsi rokok, padahal ia menyaksikan sendiri betapa besar bahaya rokok bagi kesehatan, betapa banyak manusia terbujur kaku dikarenakan si pembunuh berdarah dingin tersebut. Dan yang terkena penyakit disebabkan rokok tentu lebih banyak lagi jumlahnya. Betapa banyak sebuah penyakit yang asalnya ringan kemudian menjadi berat karena rokok sehingga akhirnya para dokter pun angkat tangan tak sanggup mengobatinya. Dan betapa cepatnya seorang yang asalnya kuat kemudian menjadi lemah disebabkannya (rokok).
Yang juga mengherankan, mengapa kebanyakan manusia dalam masalah penyakit yang ringan mereka begitu memperhatikan petuah dokter, namun mereka meremehkan peringatan para dokter akan bahaya rokok yang justru akan berdampak sangat besar. Yang demikian adalah karena hawa nafsu mereka telah menguasai jiwanya sebab rayuan, ajakan, dan godaan serta iklan-iklan yang menjanjikan.


DAMPAK NEGATIF ROKOK BAGI HARTA
Adapun dampak negatif rokok pada harta, karena Rasulullah صلى الله عليه وسلم telah melarang dari menghambur-hamburkan harta. Tidak ada bentuk penyia-nyiaan harta yang lebih parah dari membakarnya dan membuang asapnya pada rokok tersebut—sesuatu yang tidak menggemukkan dan tidak menambah hilangnya rasa lapar—bahkan terkadang para pecandu rokok mereka sampai rela harus berhutang dengan jumlah banyak demi mendapatkan puntung rokok. Bahkan ada yang tidak memberikan nafkah kepada keluarga karena hartanya telah ia belanjakan untuk memuaskan nafsunya, maka ini adalah penyimpangan yang sangat besar, kemudaratan yang sangat membahayakan. Apabila menyia-nyiakan harta untuk sesuatu yang tidak bermanfaat itu terlarang, bagaimana lagi bila mengeluarkan harta untuk sesuatu yang jelas-jelas akan menimbulkan kemudaratan dan bahaya yang besar...!!!
JUAL BELI ROKOK HARAM
Karena melihat bahwa rokok memiliki dampak negatif, memudaratkan agama, jiwa, dan harta, memperjualbelikan rokok juga hukumnya haram dan hasil perdagangannya tidak membawa keberkahan. Merupakan sesuatu yang telah banyak disaksikan oleh manusia, penjual rokok mungkin saja di awalnya ia mendapat keuntungan yang banyak, tetapi di kemudian hari hartanya tersebut akan bangkrut dan hilang. Dan para ulama telah sepakat akan keharamannya. Maka kewajiban orang awam adalah mengikuti ulama mereka. Tidak dibenarkan bagi seorang awam untuk mengikuti hawa nafsunya dan mencari-cari fatwa dari ulama negerinya yang menghalalkannya. Hal itu dilarang karena Allah عزّوجلّ berfirman:
فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لا تَعْلَمُونَ
Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui. (QS. an-Nahl [16]: 43)
Yang demikian karena kita diperintah untuk mengikuti kebenaran bukan hawa nafsu. Tidak dibenarkan bila ada seorang ulama negeri memfatwakan tidak wajibnya tuma'ninah dalam shalat lalu kita ikuti pendapatnya, atau ada yang membolehkan riba lalu kita ikuti, atau ada yang membolehkan memakan hewan yang berkuku dan bertaring lalu kita ikuti. Seandainya hal-hal semacam ini dibenarkan maka berarti kita membuka pintu kejelekan pada manusia dan mereka akan semakin jauh dari agamanya.
Yang  menjadi  patokan  adalah  hendaknya kita mengikuti dalil-dalil syari'at yang semuanya mengarah pada keharaman rokok karena di dalamnya terkandung mudarat dan mafsadat yang banyak. Setiap sesuatu yang membawa mudarat bagi seorang hamba baik bagi agamanya atau jiwanya atau hartanya maka hukumnya haram. Bagaimana lagi jika semua kemudaratan tersebut terkumpul pada rokok. Maka jelas hal itu haram baik secara syar'i, secara akal, maupun kesehatan.

BERTAUBATLAH DARI ROKOK
Maka yang wajib adalah segera bertaubat kepada Allah عزّوجلّ dari mengonsumsi rokok, dan bertekad kuat dengan diiringi permohonan kekuatan kepada Allah عزّوجلّ tanpa keraguan dan kebimbangan untuk meninggalkan rokok tersebut. Barangsiapa bersungguh-sungguh dalam bertaubat maka Allah عزّوجلّ akan menolongnya dan akan merasa ringan meninggalkan keharaman tersebut.
Dan yakinlah bahwa apabila kita meninggalkan sesuatu karena Allah عزّوجلّ pasti Allah عزّوجلّ akan menggantinya dengan yang lebih baik. Sebagaimana ganjaran yang diberikan kepada orang yang berbuat ketaatan yang berat itu lebih besar dari ketaatan yang ringan, demikian pula ganjaran yang akan diberikan bagi seorang yang meninggalkan kemaksiatan yang berat itu tentu lebih besar pahalanya dari meninggalkan kemaksiatan yang ringan. Memang hal itu berat di awalnya, namun yakinlah bahwa hal itu sedikit demi sedikit akan semakin ringan hingga Allah عزّوجلّ menyempurnakan nikmat-Nya kepadanya.
Barangsiapa yang mengilmui Allah عزّوجلّ dari lubuk hatinya dengan kejujuran niatnya dalam mencari apa yang ada di sisi-Nya dengan mengerjakan apa yang diperintahkan dan meninggalkan apa yang dilarang maka Allah عزّوجلّ akan memudahkan baginya jalan menuju surga dan akan menjauhkan darinya jalan menuju neraka.
Maka kita senantiasa memohon pertolongan kepada Allah عزّوجلّ agar selalu menuntun ubun-ubun kita kepada jalan kebaikan dan menjaga kita dari jalan kejelekan. Sesungguhnya Dialah Zat yang maha dermawan dan mulia, maha lembut, dan berkasih sayang kepada hamba-Nya.[]
Ditulis oleh Abdurrahman bin Nashir bin Sa'di
pada bulan Rabi'ul Awwal tahun 1376 H.


[1]   Diterjemahkan dari risalah beliau Hukmi Syurbi Dhukhon oleh ustadz Abu Faiz sebagaimana dalam Majmu' Mu'allafat juz ketujuh.

Senin, 01 April 2013

CONTOH PIDATO JAWA PERINGATAN 1 MUHARRAM

CONTOH PIDATO JAWA PERINGATAN 1 MUHARRAM


Assalamu’alaikum wr.wb
Alhamdulillahirobbal alamin assholatuwasalamu ngala asrafilil ambiya’i wal mursalin wangala alihi wa sahbihi aj’mangin laa haula wala quata illa billahil ayihil adzim amaba’du


      Dhumateng poro bapak ibu guru juri ingkang kawulo hormati, dhumateng segenap panitia ingkang kawulo hormati lan rencang-rencang kulo  ingkang kawula tresnani.

Langkung rumiyen sumonggo wonten ing kesempatan puniko kito sesarengan ngaturaken raos syukur dumateng ngarsa Allah SWT kanthi ucapan alhamdulillah wa syukurilah, ingkang sampun maringi kesehatan jasmani utawi rohani sahinggo kito sami saget mekempal wonten acra punika kanthi sehat wal afiat allohumma amin.

     Kaping kalihipun shalawat sarto salam mugi tetepkatur kunjuk dhumateng junjungan nabi kito Muhammad SAW  kanti ucapan allahumma sholiala syayidina muhammad, mugi-mugi loberan salamipun saget anglomeberi ing kito sami, amin-amin ya robal alamin.

     Selajengipun kulo wonten mriki badhe ngaturaken sekdik tentang mingeti tanggal 1 muharom meniko, kito sami saget ngrasak aken wonten saat meniko tahunipun tambah umur kito pun nggeh luwih cedek ngadepi pejah kito, sakniki monggo kito dandani awak kito lan manah kito, wonten ing lembaran ingkang enggal puniko, ati kito kados kertas putih ingkang dereng enten coretanipun nopo-nopo, sumonggowoten ing kesempatan puniko ati kito kito gambari utawi kito tulisi ndamel perbuatan-perbutan ingkang sae, utawi ngibadah ingkang sae, kito saget  pados ganjaran niku secra gampil, kito nulung rencang niku npun di anggep ibadah kaleh gusti allah. Sepindah maleh monggo wonten kesempatan puniko kito sesarengan noto manah lan awak kito tiambak-tiambak.

     Cekap semanten ingkang saget kawulo aturaken, mbok bilih wonten kirang langkunge kulo matur nyuwun agunging sih samudro pangaksami dhumateng poro rawuh sedoyo.

Kulo akhiri ihdinassiratol mustaqim
wassalamu’alaikum wr.wb

Sabtu, 16 Februari 2013

karya ilmiah tentang gadung

-->
KATA PENGANTAR

                Segala puji Alloh SWT. Kami bersyukur atas terselesaikannya penyusunan karya tulis Lingkungan Hidup . Karya tulis ini merupakan hasil karya dari rekan-rekan  kelompok 9.
                Karya tulis ini disusun berdasarkan penelitian dari kelompok kami, untuk mengetahui tentang lebih dalam mengenai manfaat budaya Tulungagung di sekitar kita.
                Harapan kami, semoga karya tulis yang sederhana ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi pembaca. Khususnya untuk menambah pengetahuan tentang budaya Tulungagung.
                Demikian kami sampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada para pengarang kelompok 9. Kepada para pembaca tidak lupa kami mohon saran dan kritik demi penyempurnaan karya tulis ini untuk masa yang akan datang.








                                                                                                                                                Tulungagung,  14 April 2012
                                                                                                                                                                Tim Penyusun


                                                                                                                                                                   Kelompok 9




1
DAFTAR ISI
Halaman
I. KATA PENGANTAR…………………………………………………………………………………………………………………………..  1
II. DAFTAR ISI……………………………………………………………………………………………………………………………………….  2
III. PENDAHULUAN………………………………………………………………………………………………………………………………..  3
3.1 Pembatasan masalah…………………………………………………………………………………………………………………….  3
3.2 Perumusan masalah……………………………………………………………………………………………………………………..  3
3.3 Tujuan penelitian………………………………………………………………………………………………………………………….. 3
3.4 Metode penelitian………………………………………………………………………………………………………………………… 3
3.5 Manfaat penelitian……………………………………………………………………………………………………………………….. 3
IV. LANDASAN TEORI……………………………………………………………………………………………………………………………… 4
V. METODE PENELITIAN……………………………………………………………………………………………………………………….. 4
5.1 Penelitian……………………………………………………………………………………………………………………………………… 4
5.2 Sumber data…………………………………………………………………………………………………………………………………. 4
5.3 Teknik pengumpulan data……………………………………………………………………………………………………………. 4
5.4 Teknik analisis data……………………………………………………………………………………………………………………….. 4
VI. HASIL dan PEMBAHASAN………………………………………………………………………………………………………………….. 4
6.1 Manfaat abu…………………………………………………………………………………………………………………………………. 4
6.2 Pengolahan gadung…………………………………………………………………………………………………………………….... 4
6.3 Kandungan zat dalam gadung……………………………………………………………………………………………………….. 5
VII. PENUTUP……………………………………………………………………………………………………………………………………….... 5
VIII. DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………………………………………………………….. 5




2
III . PENDAHULUAN
                Di era sekarang ini, ternyata masih banyak orang yang membuat kerupuk gadung, banyak orang mengira umbi gadung tidak layak di konsumsi, karene mengandung zat racun.
                Namun ternyata pembuatan kerupuk gadung tidak semudah yang kita fikir. Tidak kita sangka ternyata di dalam umbi gadung terdapat zat racun yang hanya bias di netralisir oleh abu kayu bakar.

3.1 PEMBATASAN MASALAH
                Hal yang di jadikan sebagai batasan masalah adalah abu dan umbi gadung. Kerupuk gadung dapat di jadikan konsumsi oleh masyarakat dan cara membuatnya dengan menetralisir racun.

3.2 PERUMUSAN MASALAH
                Masalah-masalah  yang di teliti, dirumuskan
1.       Apa manfaat abu dalam pembuatan kerupuk gadung?
2.       Bagaimana pengolahan umbi gadung?
3.       Apakah efek abu terhadap penetralisiran umbi gadung?

3.3 TUJUAN PENELITIAN
                Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah:
1.       Untuk mengetahui manfaat abu dalam pembuatan keru[uk gadung.
2.       Untuk mengetahui bagaimana proses pengolahan umbi gadung.
3.       Untuk mengetahui efek abu terhadap penetralisiran racun pada umbi gadung.
3.4 METODE PENELITIAN
                Metode penelitian yang di gunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan melakukan penelitian atau surfei ke lapangan.

3.5 MANFAAT PENELITIAN
                Manfaat dari penelitian yang di lakukan adalah:
1.       Memberikan penjelasan untuk mengetahui manfaat abu dalam pembuatan kerupuk gadung.
2.       Memberikan penjelasan bagaimana proses pembuatan umbi gadung.
3.       Memberikan reverensi untuk mengetahui efek abu terhadap penetralisiran racun dalam umbi gadung.
3

IV. LANDASAN TEORI
                Berdasarkan penelitian dari kelompok kami, ternyata abu sangat sederhana banyak manfaatnya, misalnya abu dapat menetralisir kandungan racun dalam umbi gadung.
                Apabila tidak ada abu maka kita tidak akan bisa merasakan bagaimana rasanya keru[uk gadung itu. Apabila kita mengkonsumsi umbi gadung tanpa dinetralisir dahulu kandungan racunnya oleh abu, kita dapat merasakan mual-mual dan pusing, karena racun dari umbi gadung tesebut.

V. METODE PENELITIAN
5.1   Jenis Penelitian
                                Penelitian yang di gunakan adalah deskriptif.
5.2   Sumber Data
              Sumber data pada penelitian ini ada 2 sumber. Sumber pertama adalah narasumber pengolahan umbi gadung, Sumber ke dua adalah informasi media cetak maupun media elektronik.
5.3   Teknik Pengumpulan Data
Untuk mengumpulkan data menggunakan metode penelitian dan survey ke lapangan.
5.4   Teknik Analisis Data
Setelah data terkumpul, dari data tersebut akan di buat kesimpulan.

VI. Hasil dan Pembahasan
6.1 Manfaat abu dalam pembuatan kerupuk gadung.
                Abu dalam pembuatan kerupuk gadung sangatlah berguna, karena abu dapat menetralisir kandungan racun yang ada dalam umbi gadung.
6.2 Pengolahan Umbi Gadung
                Pertama, Umbi gadung di kupas terlebih dahulu. Setelah di kupas umbi di potong-potong kecil-kecil, dan tidak terlalu tebal, kemedian umbi di lumuri dengan  abu dan di diamkan selama beberapa hari dan dalam keadaan di tempatkan di tempat yang tertutup, dan panas (lembab).


4
Setelah abu sudah meresap umbi gadung di rendam air selama 2 hari atau sampai abunya hilang. Setelah abunya hilang, umbi gadung di jemur  dan di keringkan. Kemudian apabila sudah kering maka kerupuk gadung siap di goreng dan di sajikan.
6.3  Zat yang Terdapat dalam Umbi Gadung
 Di dalam Umbi gadung terdapat zat Alkaloid yang disebut Dioscorin (C13 H19 O2N), dimana apabila zat ini terkonsumsi dalam tubuh walau dalam kadar yang rendah sekali akan menyebabkan pusing. Sepotong umbi sebesar apel cukup untuk membunuh seorang pria dalam waktu 6 jam. Efek pertama berupa rasa tidak nyaman di tenggorokan, yang berangsur menjadi rasa terbakar, diikuti oleh pusing, muntah darah, rasa tercekik, mengantuk dan kelelahan.

6.4 Manfaat Umbi Gadung Bagi Manusia
Meskipun Umbi Gadung ini berbahaya apabila tidak mengetahui cara pengolahannya, ada banyak manfaat dan kegunaannya untuk pengobatan beberapa penyakit antara lain:
  • Keputihan.
  • Kencing manis.
  • Kusta.
  • Mulas.
  • Nyeri empedu.
  • Nyeri haid.
  • Radang kandung empedu.
  • Rematik (nyeri persendian).
  • Kapalan (obat luar).
Gadung mempunya khasiat sebagai senyawa : antispasmodic, Anti-kelelahan, Anti-inflamasi, Chologogue, estrogenik, Hypocholesterolemi.
VII. Penutup
1.       Kesimpulan
Jadi meskipun umbi gadung itu beracun, apabila kita bisa mengolahnya itu bisa menjadi maka makanan yang enak dan bagus bagi tubuh. Dan abu sepertinya adalah bahan atau barang yang sangat simple dan kelihatan tidak berguna, ternyata abu memiliki banyak manfaatnya bagi kita.
2.       Saran
Dari pada kita menggunakan bahan-bahan kimia yang berbahaya untuk menetralisir racun dalam umbi gadung kenapa kita tidak lebih baik menggunakan abu dari kayu yang lebih mudah di dapat, ekonomis dan tidak perlu memerlukan biaya.